Selayang Pandang tentang Jakarta
Selama 3 minggu lalu, dari tanggal 11 September-5 Oktober saia menghabiskan waktu di Jakarta. Pandangan saia untuk ibukota kita tercinta itu, antara lain: macet, selera fashion kurang bagus, gedung-gedung pencakar langit bikin pusing, monas nggak mengkilap, jembatan kotor dan kumuh, dan harga makanan mahal.
Read more…
Saia Kembali
Beberapa waktu yg lalu saia kembali ke CCCL setelah lama tidak menginjakkan kaki di sana. Tujuan saia kesana adalah untuk melihat acara pantomim malam itu. Sejak masuk, saia merasakan kembali suasana yg sudah lama tidak saia rasakan. Kerumunan orang, grup kecil, ngobrol dengan akrab, wine di tangan, dan mas2 keliling yg bawa canapé.
Read more…
Fed Up
It’s so long time since the last time I opened this blog and did all seeing. It’s nice to see there’s something has changed here.
Read more…
Tentang Pekerjaan
Kemarin Bunga, salah satu teman baik saia menyapa saia di ym dan selanjutnya kami berbincang tentang banyak hal, terutama tentang pekerjaan. Dia bercerita kalo dia akan resign dari kantornya. Sewaktu saia bertanya apa alasan sebenarnya dia resign, dia menjawab kalo selama ini waktunya selalu habis di kantor. Sebagian hari-harinya diisi oleh setumpuk pekerjaan yg membelenggunya sehingga hari2nya hanya sebatas rumah-kantor-rumah. Weekend pun lebih banyak dia habiskan di kantor, karena sabtu dia masih harus masuk kerja. Praktis, hanya hari minggu yg benar2 menjadi hari liburnya. Biasanya, dia memanfaatkan hari minggu itu dengan tidur sepuasnya di rumah dan jarang sekali jalan2 ke mal untuk makan, nonton, atau hanging out dengan keluarga dan teman-temannya. Sungguh rutinitas yg membosankan bukan, teman2?
Read more…
Jatuh Cinta
Saia mulai jatuh cinta, teman2. Hal ini diawali dengan keisengan teman2nya dan teman2 saia yg sering menggoda kami. Lalu, berlanjut dengan perhatian2nya kepada saia selama ini yg baru saia sadari dan membuat saia bisa kembali membuka hati. Sungguh bukan bermaksud untuk menyakiti pihak2 tertentu (maafkan saia, teman kalo kamu menyimpan rasa untuknya, tapi saia hanya tidak bisa membohongi perasaan saia sendiri). Yah, saia harus mengakui kalo saia mulai jatuh cinta (lagi).
Read more…

